Kelahiran Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Malikussaleh merupakan sebuah respon strategis terhadap dinamika pembangunan di gerbang barat Indonesia. Berakar pada semangat rekonstruksi kejayaan tata kelola wilayah Samudra Pasai, prodi ini digagas untuk menjawab tantangan penataan kawasan pesisir dan industri di Aceh Utara dan Lhokseumawe.
Perjalanan legalitas prodi ini mencapai puncaknya pada tanggal 24 Januari 2025, melalui diterbitkannya Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 1201/E/O/2025. Keputusan ini menjadi tonggak sejarah yang mengukuhkan PWK sebagai bagian dari keluarga besar Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh.
Meski tergolong sebagai prodi yang muda, PWK Unimal berdiri di atas fondasi interdisipliner yang kuat, mengintegrasikan ilmu sipil, lingkungan, dan teknologi informasi. Dengan visi berbasis "Potensi Lokal", prodi ini tidak hanya fokus pada perancangan fisik, tetapi juga mengemban misi transformasi ekonomi hijau dan ketahanan ekologi. Sebagai satu-satunya PTN yang berkembang pesat di wilayah timur Aceh, PWK Unimal kini melangkah pasti dalam mencetak perencana masa depan yang inklusif, adaptif, dan berakar pada nilai-nilai luhur budaya lokal


